Uji Kualitas Hafiz: SDIT As-Salam Buktikan Keberhasilan Literasi Al-Qur'an
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Balairung Tuntung Pandang menjadi saksi uji kompetensi 74 siswa SDIT As-Salam Pelaihari dalam agenda Khatmul Qur'an dan Imtihan, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini merupakan evaluasi terbuka untuk mengukur kedalaman hafalan serta kualitas bacaan siswa di hadapan publik.
Sebanyak 74 peserta terbagi dalam kategori tartil (25 orang), tahfiz juz 30 (30 orang), juz 29 (12 orang), juz 28 (2 orang), dan satu siswa berhasil mencapai tahfiz juz 1.
Pencapaian ini menunjukkan klasifikasi kemampuan yang beragam dan terukur.
Kepala SDIT As-Salam Pelaihari, Nuryanti menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an dengan baik, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.
Selain sebagai evaluasi, kegiatan ini juga menjadi momentum apresiasi terhadap peran guru dan orang tua dalam mendampingi proses pembelajaran Al-Qur'an, termasuk dalam persiapan munaqosah yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Ikhwansyah membacakan sambutan Bupati H. Rahmat Trianto yang memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi sekolah dalam membangun fondasi spiritual generasi muda.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, saya menyampaikan apresiasi kepada SDIT Assalam Pelaihari yang telah konsisten membina generasi muda dalam penguatan nilai-nilai keisla-man, khususnya dalam pembelajaran Al-Qur’an," ungkap Ikhwansyah membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa prosesi ini bukanlah garis finish bagi para siswa, melainkan awal dari tanggung jawab moral untuk menerapkan nilai Al-Qur'an dalam perilaku sehari-hari.
"Saya berharap, capaian ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus dilanjutkan dengan membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya dalam pesan tertulis tersebut.
Peran keluarga turut menjadi sorotan dalam sambutan tersebut, di mana sinergi antara rumah dan sekolah dianggap sebagai faktor penentu keberhasilan pendidikan karakter anak.
"Kepada para orang tua, saya menyampaikan terima kasih atas dukungan dalam mendidik anak. Sinergi antara sekolah dan keluarga adalah kunci utama dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing," lanjutnya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu