WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Misteri terdamparnya kapal pengangkut kayu gelondongan di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung akhirnya mulai terkuak. Kapal bernama RON MAS 62 itu rupanya hendak menuju Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah sebelum dihantam cuaca ekstrem di perjalanan.
Kapal tersebut ditemukan terdampar sejak Kamis (6/11/2025). Padahal kapal sudah berangkat dari Sikakap, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Minggu (2/11/2025). Hingga kini, posisi kapal masih berada di pesisir tanpa bergerak sedikit pun selama hampir satu bulan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menjelaskan bahwa kapal mengangkut sekitar 4.800 batang kayu berukuran panjang enam meter dan diameter 50 hingga 100 sentimeter.
“Sampai hari ini posisi kapal dan kayu masih berada di Pantai Tanjung Setia,” ujar Yuni, Kamis (4/12/2025).
Mengangkut Ribuan Batang Kayu
Kepolisian menemukan barcode bertuliskan nama perusahaan PT MPL serta keterangan “Sumatera Barat” di sejumlah gelondongan kayu. Selain muatan kayu, kapal tersebut mengangkut tiga anak buah kapal (ABK) yang semuanya selamat meski sempat diterjang cuaca buruk di laut.
Yuni menjelaskan, kapal RON MAS 62 awalnya menargetkan tiba di wilayah Semarang. Namun perjalanan berubah total setelah kondisi cuaca ekstrem di perairan menghambat pelayaran hingga akhirnya terdampar di Lampung.
Proses Penyelidikan Berlanjut
Saat ini, ketiga ABK tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami penyebab pasti kapal bisa terdampar dan memastikan legalitas muatan kayu tersebut. Penyelidikan ditangani oleh Polres Pesisir Barat bersama Ditpolairud Polda Lampung.

