Lita Gading Soroti Kostum Verrel Bramasta saat Tinjau Korban Banjir: “Woooy Salah Kostum!”
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kunjungan anggota DPR RI Verrel Bramasta ke lokasi banjir di Padang, Sumatra Barat, mendadak ramai dibahas publik. Bukan soal bantuan yang dibawa, melainkan rompi loreng taktis yang ia kenakan saat menyambangi para penyintas banjir pada Minggu (30/11/2025).
Rompi berwarna loreng dengan tulisan “VERREL”, bendera Merah Putih, serta label “DPR RI” itu membuat banyak warganet menilai putra Venna Melinda tersebut tampil “salah kostum”.
Salah satu komentar paling keras datang dari psikolog klinis sekaligus figur publik, Lita Gading. Melalui unggahan di akun @lita.gading, ia terang-terangan mengkritik penampilan Verrel.
“Verrel salah costume, fans-nya ngamuk,” ujarnya.
“Woooy melek kalian! Tunjukkan hasil kerja, jangan penampilan!”
Lita bahkan menyebut rompi yang dikenakan Verrel membuatnya terlihat seperti sedang syuting sinetron atau hendak “perang-perangan”.
Dalam videonya, Lita menambahkan:
“Guys, kalian lihat ini… salah kostum.”
“Ini mau lihat orang banjir kok pakai pelampung kayak begitu.”
“Anak mami yang lagi kerja gitu ceritanya ya. Kocak.”
“Sederhana aja. Gak usah terlalu mencolok. Kita lebih baik memperhatikan korban, bukan kamu yang jadi sorotan.”
Unggahan itu langsung mengundang reaksi luas di media sosial. Banyak yang setuju, tak sedikit pula yang membela Verrel.
Verrel Sampaikan Klarifikasi
Ramai kritik membuat Verrel akhirnya buka suara. Ia menegaskan rompi yang dipakainya bukan rompi antipeluru, melainkan tactical vest yang umum dipakai dalam kegiatan lapangan.
“Rompi tersebut bukan rompi antipeluru, melainkan tactical vest yang umum dipakai di kegiatan lapangan,” kata Verrel, Selasa (2/12/2025).
Verrel menjelaskan bahwa rompi itu merupakan pemberian temannya di TNI AL dan ia gunakan semata-mata untuk memudahkan mobilitas saat menyalurkan bantuan.
Menurutnya, rompi tersebut tidak memiliki pelat balistik dan hanya berfungsi sebagai kantong multifungsi untuk membawa berbagai kebutuhan lapangan.
“Saya membawa air minum, uang kas untuk dibagi-bagikan, dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan sistem MOLLE pada rompi membantu dirinya bergerak cepat saat berinteraksi dengan warga dan membagikan bantuan.