WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Guna memperkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Tabalong membeli Excavator Amphibi untuk kepentingan normalisasi sungai dan saluran air termasuk pengolahan lahan pertanian dilahan rawa lebak.

Peluncuran alat berat excavator amphibi jenis Komatsu DBBWY 139 ini dilakukan oleh Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani di Halaman UPTD Alat Berat dan Perbekalan DPUPR, Desa Maburai, Jumat (28/11/2025).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati didampingi Kepala DPUPR Tabalong, H. Wibawa Agung Subrata, sebagai tanda bahwa excavator amphibi tersebut resmi mulai dioperasikan untuk membantu masyarakat mengelola lahan sawah serta mendukung normalisasi anak sungai dan saluran air di area persawahan.

Kepala DPUPR Tabalong, H. Wibawa Agung Subrata mengatakan bahwa pengadaan ekskavator seberat 8 ton ini merupakan bagian dari kegiatan pengadaan barang milik daerah.

“Pengadaan ini masuk dalam sub kegiatan pengadaan alat besar dengan nilai Rp6 miliar melalui APBD-P 2025, dengan nilai kontrak Rp4.606.500.000,” ujarnya.

Ia berharap alat tersebut dapat memperkuat pengelolaan bidang Sumber Daya Air (SDA).

“Diharapkan alat ini dapat menunjang normalisasi sungai untuk memperkuat ketahanan pangan kita,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, menyampaikan bahwa sebagian besar masyarakat di Tabalong sangat bergantung pada sektor pertanian.

BACA JUGA: MUI Tetapkan Buang Sampah ke Laut Sungai Sebagai Perbuatan Haram ini Alasannya

“Sebanyak 60 persen masyarakat Tabalong adalah petani dalam arti luas, terutama di wilayah selatan yang mayoritas petani, peternak, dan perikanan,” ungkapnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pemeliharaan jalur air.

“Sangat penting bagi kita untuk menjaga jalur inlet dan outlet agar lahan pertanian, terutama di wilayah rawa lebak, bisa berfungsi optimal dan meningkatkan hasil produksi,” pungkasnya.(wartabanjar.com/Suhardi)

Editor: Yayu