Rizki mengungkap pencapaian ini juga merupakan harapan dari sang ayah, Muhammad Yasin yang ingin anaknya menjadi perwira.
“Sebelum meninggal, pas sebelum Olimpiade juga. Cuma waktu itu banyak ya sampai tiga kali. Sama mantan Kapolda Banten ditawari Akpol tapi tak bisa dikasih keringanan. Selama empat tahun harus terus tetap [aktif]. Sementara selama itu saya harus persiapan Olimpiade. Makanya, tak bisa. Tiga kali ditinggalkan oleh saya, Alhamdullilah rezekinya saat ini,” ucap Rizki.
Sebab itu, usai resmi dilantik menjadi perwira TNI, Rizki pun langsung menyambangi makam sang ayah di Serang.
“Iya mas betul tadi langsung ke makam setelah pelantikan,” tandas Triyatno. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







