WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Laut (Tala) menunjukkan komitmennya dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Launching Calendar of Event (COE) South Kalimantan 2026.

Acara promosi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini berlangsung di Teras Malioboro 1, Jalan Beskalan, Yogyakarta, selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 November 2025.

Kegiatan peluncuran CoE ini merupakan platform strategis yang digunakan Pemprov Kalsel untuk memperkuat eksposur pariwisata serta produk-produk ekonomi kreatif di tingkat nasional.

Kehadiran delegasi TP-PKK Tanah Laut di Yogyakarta dipimpin langsung oleh Hj. Dian Rahmat selaku Ketua TP-PKK Tanah Laut.

Beliau didampingi oleh Wiwi Zazuli sebagai Wakil Ketua, serta jajaran pengurus lengkap, termasuk Wakil Sekretaris, Bendahara, para Ketua I, II, III, dan Ketua Pokja I, II, III, dan IV.

Sinergi pemerintah daerah dan organisasi penggerak terlihat jelas dengan turut hadirnya Kepala Dinas Pariwisata Tanah Laut, Zulpuadin, dan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tanah Laut.

Peran TP-PKK dalam acara ini tidak hanya terbatas pada mengisi stan kuliner yang menyajikan kekhasan Tanah Laut.

Mereka juga menunjukkan dukungan nyata dengan mengunjungi dan memberikan apresiasi langsung pada stan-stan UMKM yang memamerkan produk-produk kerajinan dan busana lokal dari Kalimantan.

Dalam salah satu kunjungan, rombongan TP PKK terlihat antusias meninjau berbagai produk UMKM, seperti pakaian dan kerajinan tangan yang dibuat dari bahan baku lokal.

BACA JUGA: Diduga Korban Penganiayaan, Seorang Pria Tewas dengan Luka di Kepala

Mereka memberikan penghargaan tinggi terhadap kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan oleh para pelaku usaha asal Kalimantan Selatan.

Aksi nyata TP-PKK mendatangi stan UMKM ini menjadi bukti dukungan mereka terhadap pelaku usaha kreatif, sekaligus berfungsi sebagai upaya gencar untuk mempromosikan produk-produk unggulan Tanah Laut agar semakin dikenal luas oleh khalayak nasional di salah satu pusat pariwisata Indonesia, Yogyakarta.