Inspektorat Dalami Dugaan Penggelapan Rp2,6 M, Anggaran yang Hilang Masih Ditelusuri

“Silakan tanya ke dinas, datanya kami tidak punya,” ucap Taufik.

Inspektorat memastikan bendahara yang dilaporkan menghilang sejak awal November belum ditemukan.

“Yang bersangkutan saat ini masih belum diketahui keberadaannya,” kata Taufik.

BACA JUGA: Diduga Korban Penganiayaan, Seorang Pria Tewas dengan Luka di Kepala

Jika dana benar-benar digelapkan, ia menegaskan pengembalian uang tidak otomatis menghentikan proses hukum.

“Kami mengharapkan uang yang diduga digelapkan dikembalikan, tetapi proses hukumnya tetap kita jalankan,” tegasnya.

Taufik menyebut pemerintah kota menargetkan audit dilakukan secepat mungkin sesuai arahan Wali Kota Banjarbaru.

“Kejelasan masalah ini sangat diperlukan Wali Kota Banjarbaru untuk mengambil sikap tegas,” ucapnya.

Saat ini, Inspektorat juga telah mengumpulkan data tambahan dan pendalaman dokumen sebagai bagian dari audit investigatif.

“Iya, pasti kami sudah melakukan itu karena terkait tugas audit kami,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu