Hari Pramuka ke-64 di Batola: Generasi Muda Didorong Jadi Benteng Ketahanan Bangsa di Era Digital
WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Semangat kebangsaan menggema di Halaman Kantor Bupati Barito Kuala saat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batola melaksanakan upacara peringatan Hari Pramuka ke-64, Kamis (13/11/2025). Upacara dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Batola, Joko Sumitro, S.Sos., M.A., yang membacakan amanat Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso.
Pada momentum bersejarah ini, tema besar “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” dikukuhkan sebagai komitmen Pramuka untuk memperkuat ketangguhan generasi muda menghadapi tantangan zaman.
Budi Waseso menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan seruan nyata agar Pramuka memegang teguh Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama karakter pemuda Indonesia.

Ia juga menyoroti tantangan yang makin kompleks, mulai dari derasnya arus digitalisasi, disrupsi teknologi informasi, hingga meningkatnya ancaman sosial seperti judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, dan pornografi.
Pramuka Diminta Terjun Langsung ke Masyarakat
Ketua Kwarnas melalui amanatnya turut mengajak anggota Pramuka untuk tetap aktif dalam aksi sosial, seperti:
membantu penanganan bencana,
kegiatan bakti sosial,
mendukung kelancaran arus mudik,
aksi pelestarian lingkungan seperti penanaman pohon dan pembersihan fasilitas umum.
Transformasi Gerakan Pramuka Menuju Indonesia Emas 2045
Gerakan Pramuka disebut terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk pembaruan kurikulum, pola pembinaan, hingga pengembangan kewirausahaan. Pramuka kini turut berperan memunculkan wirausaha muda melalui pelatihan dan pendampingan.
“Semua langkah ini adalah kontribusi nyata untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Pramuka harus menjadi pilar kekuatan bangsa dalam melahirkan generasi yang berdaya saing dan siap memimpin masa depan,” tegasnya.