“Kami menyiapkan sekitar 15 unit perahu mesin (kelotok), kapal feri penyeberangan, dan beberapa speed boat. Ini untuk membantu mengurai kepadatan jalur darat,” kata Abdul Mun’iem, Rabu (5/11/2025) lalu.
BACA JUGA: Libur Lebaran 2026 Sampai 7 Hari! Ini Alasan Pemerintah Tetapkan “Super Long Weekend” Maret 2026
Ia menuturkan, langkah ini diambil berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di mana jumlah jemaah selalu membeludak hingga menyebabkan kemacetan panjang di sekitar lokasi haul. (wartabanjar.com/yayu)
Editor: Yayu







