Tragedi Berdarah di Perairan Taboneo Tanah Laut: Pelaku Sempat Lari ke Tabunganen
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Tim gabungan kepolisian berhasil mengamankan pelaku utama penganiayaan, yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang di atas tongkang batu bara di perairan Taboneo Tanah Laut, Selasa (5/5/2026) petang.
Pelaku yang sempat meninggalkan lokasi kejadian dijemput petugas di wilayah Tabunganen, setelah berkoordinasi dengan kepolisian setempat.
Penangkapan ini melibatkan personel Sat Polairud Polres Tanah Laut, Satpolairud Polresta Banjarmasin, serta dukungan Kapal Barito XIII-3001 DitPolairud Polda Kalsel.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kasat Polairud Iptu Alamsyah Sugiarto, menegaskan bahwa saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Tanah Laut, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Pada saat diamankan dan diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap korban sehingga meninggal dunia," tegas Iptu Alamsyah Sugiarto.
Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.
Berdasarkan penyidikan awal, motif utama murni karena sengketa ekonomi informal di atas tongkang.
"Rebutan lahan sisa batu bara di dalam tongkang," sebut Alamsyah singkat mengenai pemicu aksi nekat pelaku.
Atas perbuatannya, pelaku kini terancam dijerat Pasal 466 Ayat (3) KUHP sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman penjara yang berat.
Pihak Satpolairud kini terus melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Tala dan pihak Kejaksaan, untuk kelengkapan berkas penyidikan.(Wartabanjar.com/Gazali)