WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Banyak pengendara sepeda motor di Kota Banjarmasin mengeluhkan mesin motornya tiba-tiba brebet setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

Keluhan serupa juga datang dari para mekanik bengkel. Salah satunya Ambon, seorang montir di Jalan Kolonel Sugiono.

Ia mengaku beberapa minggu terakhir, banyak pelanggan datang dengan masalah yang sama.

Baca Juga Bocah 7 Tahun di Pandawan HST Tewas Tenggelam di Sungai Jatuh, Ayah Turun Langsung ke Air

“Ya, memang banyak yang datang. Tapi kami sampai kewalahan, pelanggan sudah numpuk, belum semua sempat kami tangani,” ujar Ambon sambil sibuk memperbaiki motor di bengkelnya.

Menurut Ambon, penyebab utama motor brebet itu berasal dari kualitas bahan bakar yang digunakan. Dia menduga, Pertalite yang beredar saat ini tidak lagi murni.

“Bahkan kemarin, motor keluaran baru juga kena. Mesin langsung brebet, padahal baru aja servis,” ungkapnya.

Ambon menjelaskan, satu-satunya cara mengatasi masalah ini adalah dengan menguras tangki hingga bensin habis, lalu melakukan servis ulang.

“Kalau enggak dikuras, brebetnya enggak akan hilang,” tambahnya.

Ambon juga memberikan tips sederhana untuk membedakan bensin asli dan palsu.

“Cium dulu baunya. Kalau lebih menyengat dari biasanya, hati-hati, itu tandanya campuran," jelas Ambon sambil menunjukkan contoh bensin yang ia dapatkan saat memperbaiki salah satu kendaraan yang brebet.

"Terus, kalau ditaruh di lantai, bensin palsu itu lebih lama kering karena kayak ada campuran minyaknya,” sambungnya.

Menurutnya, bensin yang tercampur akan berbau kadaluarsa jika dibiarkan beberapa bulan.

“Coba aja simpan enam bulan, baunya pasti berubah, kayak gitu baunya,” katanya.

Selain dari bahan bakar, Ambon juga menyebut faktor sistem pengapian dan aliran udara bisa mempengaruhi performa mesin.

Namun, efek Pertalite ini lebih terasa pada motor injeksi ketimbang motor karburator.

“Kalau karbu, lubangnya lebih besar, jadi masih bisa hidup walau ada campuran air. Tapi injeksi lubangnya kecil, makanya gampang tersumbat dan bikin brebet,” terangnya.

Ambon menambahkan, keluhan seperti ini tidak hanya terjadi di bengkelnya.