WARTABANJAR.COM, BARABAI – Setelah proses evakuasi seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang tenggelam di sungai Desa Jatuh, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban diketahui bernama Muhammad Rafardan Atala (MRA), pelajar asal Desa Banua Batung, Kecamatan Pandawan. Ia dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai sekitar pukul 09.15 Wita, Minggu (2/11/2025).
Kapolsek Pandawan Iptu Mulyanto melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aiptu Husaini, mengatakan korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit H Damanhuri (RSHD) Barabai untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Baca Juga Bengkel di Banjarmasin Kewalahan Terima Sepeda Motor Brebet, “Ada Campuran Minyak!”
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menolak dilakukan otopsi dan menganggap kejadian ini sebagai musibah,” ujar Aiptu Husaini.







