WARTABANJAR.COM, OHAYOJEPANG - Bayangkan terbang dari Tokyo ke New York hanya dalam 60 menit! Impian itu kini bukan lagi fiksi ilmiah. Jepang tengah menyiapkan roket wisata antarbenua yang mampu menembus langit dan menghubungkan dua titik mana pun di dunia kurang dari satu jam!

Proyek ambisius ini digarap oleh Nippon Travel Agency Co. bekerja sama dengan Innovative Space Carrier Inc., perusahaan rintisan yang mengembangkan roket dapat digunakan ulang (reusable rocket). Keduanya menargetkan operasional dimulai pada dekade 2030-an, menjadikan Jepang pionir dalam transportasi luar angkasa komersial supercepat.

“Kami ingin menjadikan proyek ini titik awal yang menghubungkan perjalanan luar angkasa dan wisata,” ujar Keigo Yoshida, Presiden Nippon Travel Agency, dalam konferensi pers di Tokyo.

Kendaraan roket akan lepas landas dari lokasi lepas pantai, lalu meluncur ke luar atmosfer sebelum kembali memasuki Bumi di titik tujuan. Waktu tempuh antar benua — yang biasanya 12–14 jam — dipangkas jadi hanya satu jam!

Namun, sensasi futuristik ini punya harga fantastis: sekitar 100 juta yen (Rp10,8 miliar) untuk tiket pulang-pergi per orang.

Langkah Besar Menuju Wisata Antariksa

Nippon Travel akan menangani desain serta pemasaran produk wisata luar angkasa, sementara Innovative Space Carrier berfokus mengembangkan roket dengan efisiensi tinggi agar biaya bisa ditekan di masa depan.

“Kami berusaha menurunkan biaya perjalanan dengan meningkatkan frekuensi penerbangan tiap kendaraan,” ungkap Kojiro Hatada, Presiden Innovative Space Carrier, dikutip Kyodo News (29/10/2025).

Langkah ini diharapkan menciptakan sistem transportasi luar angkasa yang berkelanjutan dan terjangkau di masa depan.

Sebelum layanan utama diluncurkan, proyek ini akan berjalan bertahap mulai 2026. Tahap awal menawarkan tur fasilitas luar angkasa di Bumi dan pengalaman mencicipi makanan antariksa.

Lalu, memasuki 2040-an, wisatawan bahkan bisa menginap di orbit, menikmati pemandangan Bumi dari luar angkasa — sesuatu yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh astronot!

Pendekatan bertahap ini menunjukkan komitmen Jepang untuk menggabungkan kemajuan teknologi penerbangan dengan pengalaman wisata masa depan yang aman dan menakjubkan.