WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Aktivitas di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Landasan Ulin Utara 1 tampak belum kembali normal, menyusul dihentikannya sementara kegiatan operasionalnya setelah insiden dugaan makanan tak layak konsumsi yang menimpa murid SMPN 10 Banjarbaru.
Pantauan di lokasi, Rabu (29/10/2025), suasana dapur umum yang berlokasi di Jalan Caraka Ujung, Kelurahan Landasan Ulin Utara itu tampak lengang.
Hanya terlihat satu mobil operasional dan dua sepeda motor diparkir di halaman.
Beberapa pemasok makanan dan air minum terlihat datang mengantar pesanan, namun pintu dapur tetap tertutup.
Salah satu pemasok bahkan sempat mencoba mengetuk pintu, namun tidak mendapat respons dari petugas di dalam.
Tak lama kemudian, seorang perempuan yang diduga pengelola SPPG datang menggunakan mobil hitam lalu menanyakan kehadiran awak media. “Dari mana ya?,” ucapnya.
Setelah awak media mencoba memberikan penjelasan, perempuan itu tak banyak berkomentar, memilih meninggalkan halaman SPPG, lalu masuk ke dapur sambil berucap singkat, “Maaf, ya.”
Usai menunggu cukup lama di depan SPPG tanpa mendapatkan tanggapan, awak media lalu mencari keterangan dari pedagang sekitar.







