1 unit Zastava M70AB2 (7,62x39mm)
2 unit FAL (7,62x51mm)
1 unit PTR-91 (7,62x51mm)
Namun, operasi tidak berjalan mudah. Para anggota kartel melawan habis-habisan dengan tembakan balik, membakar mobil dan bus, memblokade jalan-jalan utama, hingga menjatuhkan granat pembakar menggunakan drone DJI Mavic — sebuah taktik yang baru pertama kali digunakan dalam sejarah kejahatan bersenjata di Brasil.
Gubernur Rio de Janeiro, Claudio Castro, dalam konferensi persnya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mundur sedikit pun dari perang melawan narkoterorisme.
“Kami sebenarnya sedang berperang. Kami teguh melawan narkoterorisme. Operasi ini berhasil menangkap 81 orang, dan kami terus memburu para gembong utama,” tegasnya.
Operasi brutal ini terjadi di tengah perhatian dunia terhadap Rio menjelang perhelatan besar COP30, yang ironisnya bertujuan membahas perdamaian dan keberlanjutan lingkungan — kontras dengan ledakan dan tembakan yang kini mengguncang kota tersebut.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)
editor: nur muhammad







