Satgas Pangan Kalsel Pastikan Barang Bersubsidi Tak Diselewengkan & Harga Pokok Sesuai HET!
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU — Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan Daerah, jajaran kepolisian terus memperketat pengawasan agar barang-barang bersubsidi tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kalsel, Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, menegaskan bahwa pihaknya rutin melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok, termasuk beras dan pupuk, yang menjadi kebutuhan vital masyarakat Banua.
“Tugas Satgas Pangan antara lain menjaga stabilitas harga beras dan pupuk, mengawasi pendistribusian pupuk, serta mengantisipasi tindak pidana terhadap barang-barang bersubsidi,” ujarnya seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Mapolda Kalsel, Selasa (28/10/2025).
Fokus: Pengawasan Ketat & Pendekatan Humanis
Kombes Gafur menjelaskan bahwa pengawasan di lapangan dilakukan tidak hanya dengan penindakan, tetapi juga pendekatan dialogis bersama para pelaku usaha.
“Kalau ditemukan pedagang menjual di atas HET, kami cari tahu dulu penyebabnya. Kadang ongkos angkut di daerah terpencil seperti Pulau Sembilan membuat harga naik. Jadi kita diskusikan solusinya agar harga bisa kembali sesuai HET,” jelasnya.
Menurutnya, Satgas Pangan tidak hanya fokus pada bahan pokok seperti beras dan minyak goreng, tetapi juga mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi serta alat pertanian agar tidak bocor ke tangan yang salah.
“Kami memastikan seluruh barang bersubsidi negara tidak disalahgunakan. Kalau ada pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegas Kombes Gafur.
Polda Kalsel menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pasar yang sering terjadi menjelang akhir tahun.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan aparat kepolisian, diharapkan distribusi barang bersubsidi tetap tepat sasaran dan harga bahan pokok di Kalimantan Selatan bisa stabil, aman, serta terjangkau bagi seluruh masyarakat.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur muhammad