Dengan pernyataannya ini, PSSI membuka halaman baru dalam pencarian pelatih utama Timnas Indonesia. Erick menegaskan, seleksi tidak akan terburu-buru fokus terletak pada mencari sosok yang bukan hanya populer, tetapi punya program dan sistem kerja yang bisa dielaborasi untuk pengembangan sepak bola nasional. Sinyal ini menunjukkan bahwa periode eksperimen telah usai, dan era stabilitas serta pembangunan sistem menjadi prioritas. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







