WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kemenangan Max Verstappen di Grand Prix Amerika Serikat 2025 seolah menjadi peringatan bagi tim McLaren. Dominasi ganda mereka lewat Oscar Piastri dan Lando Norris kini mulai mendapat tekanan serius dari juara bertahan empat musim beruntun itu.
Verstappen tampil luar biasa di Circuit of The Americas (COTA) dengan memimpin balapan dari awal hingga akhir. Ia menaklukkan Norris dengan selisih hampir delapan detik, sekaligus memangkas jarak poinnya dengan Piastri menjadi hanya 40 angka.
Dengan performa konsisten dua kemenangan dan empat podium dalam empat seri terakhir banyak pihak mulai menilai bahwa Red Bull mulai kembali menemukan keseimbangan antara kecepatan mobil dan strategi balapan.
“McLaren jelas unggul di paruh pertama musim, tapi Red Bull kini tampak kembali ke performa terbaiknya,” tulis analis F1 dari Sky Sports, Martin Brundle, menyoroti tren kebangkitan Verstappen.
Situasi ini tentu membuat perebutan gelar juara dunia 2025 semakin menarik. Baik Piastri maupun Norris harus tampil sempurna di lima seri tersisa jika tidak ingin keunggulan mereka hilang begitu saja.
Sementara itu, Verstappen yang berpengalaman dalam tekanan perebutan gelar justru terlihat semakin tenang. “Saya hanya fokus balapan demi balapan. Jika mobil kami terus kompetitif, apapun bisa terjadi,” ujarnya.
Dengan tren positif Red Bull dan mental juara Verstappen yang terjaga, sisa musim Formula 1 2025 diprediksi bakal menjadi salah satu yang paling ketat dalam satu dekade terakhir. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







