Ia juga menyinggung pengakuan dari Rockefeller Institute, lembaga terafiliasi dengan State University of New York, yang menilai program MBG sebagai model sukses global. Dari sekitar 112 negara yang kini menjalankan program serupa, Indonesia disebut sebagai salah satu yang bergerak paling cepat.
Prabowo menyebut Brazil memerlukan sebelas tahun untuk mencapai cakupan seperti yang kini dilakukan Indonesia hanya dalam satu tahun. Ia memuji kinerja tim pelaksana di lapangan, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional Prof Dadan dari IPB, yang disebutnya “bekerja tanpa lelah untuk rakyat.”
Meski mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan, Prabowo menilai capaian 99,99 persen keberhasilan bukan alasan untuk berpuas diri. Ia menutup pidatonya dengan pesan tegas namun penuh optimisme:
“Kita tidak boleh berhenti di angka itu. Kita harus berani mengejar kesempurnaan. Zero error, zero defect. Walaupun sulit, itu yang harus kita kejar.” (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







