WARTABANJAR.COM, PELAIHARI — Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur rawan Gunung Kayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, pada Jumat (17/10/2025) siang. Sebuah mobil Suzuki pikap putih bernomor polisi DA 8052 PW menghantam pohon keras setelah kehilangan kendali. Satu penumpang dilaporkan tewas di tempat, sementara dua lainnya luka berat.

Kronologi: Gagal Menyalip Berujung Maut

Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan kecelakaan bermula ketika mobil pikap yang dikemudikan Hartono melaju dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari.

Saat melintas di jalur menanjak Gunung Kayangan, pengemudi berusaha menyalip mobil pikap lain yang identitasnya belum diketahui. Namun, setelah berhasil mendahului dan hendak kembali ke jalur kiri, kendaraan mendadak oleng dan keluar jalur.

Mobil pun menabrak sebatang pohon besar di sisi kanan jalan dengan benturan keras hingga bagian depan ringsek parah.

BACA JUGA: Jaringan Narkoba Satui Terbongkar! Polisi Ringkus Pemasok Sabu untuk ‘Utuh Kerdil’ di Kintap

Korban Terpental dan Terjepit di Dalam Kabin

Benturan hebat membuat Hartono terpental keluar dari kabin. Ia mengalami luka robek di dagu serta dislokasi pada pinggul kiri.
Penumpang di sisi kiri, Akhmad Rizali, juga terluka parah dengan memar di dada dan perut.

Namun nasib tragis menimpa penumpang tengah, Muhammad Supiani. Ia terjepit di dalam kabin dan mengalami tulang kaki kanan remuk, wajah luka parah, serta rahang hancur.

Meski sempat dilarikan ke RSUD H. Boedjasin Pelaihari, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan medis.

Personel Satlantas Polres Tanah Laut yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban dan kendaraan.

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti hilangnya kendali kendaraan, termasuk memeriksa kondisi jalan dan kecepatan mobil saat kejadian.