WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Langkah tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani harus terhenti di babak 16 besar Denmark Open 2025. Bertanding di Odense, Kamis (16/10), unggulan ketujuh itu kalah dari wakil Jepang Tomoka Miyazaki dalam pertarungan tiga gim, 21-15, 12-21, 17-21.
Putri sebenarnya tampil percaya diri di gim pertama dengan serangan tajam dan penguasaan lapangan yang baik. Namun, situasi berubah setelah Tomoka mulai memperbaiki ritme dan memperkuat pertahanannya di dua gim berikutnya.
“Tomoka bermain baik hari ini. Di gim pertama saya bisa bermain nyaman, tapi di dua gim berikutnya dia lebih rapi dan membuat saya banyak melakukan kesalahan, terutama di pengembalian servis,” ujar Putri Kusuma Wardani usai pertandingan.
Putri mengakui bahwa lawannya tampil lebih sabar dan taktis dengan pola permainan bertahan. Strategi itu membuatnya kesulitan menembus pertahanan Tomoka meski sudah mencoba beberapa variasi serangan.
“Tomoka banyak mengangkat bola dan membiarkan saya menyerang. Dia percaya diri dengan pertahanannya, sementara saya tidak bisa tajam bolanya,” tambahnya.
Kekalahan ini menjadi catatan berharga bagi Putri yang akan kembali bertemu Tomoka di babak pertama French Open 2025 pekan depan.
“Minggu depan kami bertemu lagi di French Open. Saya pastinya tidak mau kalah lagi. Sekarang fokusnya recovery dulu dan belajar dari pertemuan tadi,” ujarnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







