Sementara itu, kepanikan sempat terjadi di kalangan warga sekitar yang berlarian mengungsi karena mengira kebakaran disertai ledakan besar. Namun pihak perusahaan memastikan lokasi insiden berada di area ISPL, yang jauh dari permukiman warga, dan tingkat eskalasi kebakaran masih rendah.
“Kalau kondisi emergency eskalasinya tinggi, pasti ada langkah evakuasi melalui CSR ke pemerintah desa,” jelas Sudarmanto.
Sebelumnya, warga Desa Tasikharjo sempat panik karena asap tebal dan suara bising dari area pabrik. Mereka khawatir asap tersebut mengandung zat berbahaya.
“Warga takut asap dari kebakaran itu beracun,” kata Hanafi, warga setempat.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, pihak PT TPPI menegaskan bahwa situasi kini terkendali dan tidak ada ancaman bagi masyarakat sekitar.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad







