Hadapi Program MBG, Pemkab Banjar Waspadai Lonjakan Kebutuhan Pangan

WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Potensi meningkatnya permintaan bahan pangan menghadapi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama telur dan bahan pokok lainnya membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mulai mengambil langkah antisipatif agar pasokan tetap aman dan harga terkendali.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, menegaskan pemerintah daerah sudah menyiapkan strategi untuk menghindari risiko kekurangan bahan pangan selama program MBG berlangsung.

“Dengan adanya program MBG, kebutuhan pangan masyarakat otomatis meningkat. Karena itu, sejak awal kita sudah minta dinas terkait memastikan ketersediaan bahan makanan agar tidak terjadi kelangkaan,” ujarnya seusai Rapat Koordinasi Satgas MBG bersama seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Banjar, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga TERUNGKAP! Ibu Pembuang Bayi di Rosela Banjarbaru, Ternyata Pelajar 17 Tahun, Polisi: Hasil Hubungan Terlarang

Ikhwansyah turut mengatakan, Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan telah diminta untuk melakukan langkah-langkah nyata seperti memperkuat jaringan distribusi pangan dan melakukan pemetaan stok di pasar maupun gudang penyimpanan.

“Langkah persiapan ini penting supaya pelaksanaan MBG tidak justru menimbulkan gejolak harga atau tekanan terhadap inflasi daerah,” tambahnya.