Lebih lanjut, Ikhwansyah menyebut Pemkab Banjar secara rutin melakukan evaluasi mingguan untuk memantau perkembangan inflasi di tiap kecamatan.
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pengendalian harga dan menjaga stabilitas pasokan pangan.
“Setiap minggu kita evaluasi kondisi inflasi dan pasokan bahan pokok. Dari situ, pemerintah bisa cepat mengambil langkah bila ada indikasi gangguan ketersediaan,” jelasnya.
Selain itu, Pemerintah daerah berharap sinergi lintas instansi dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan pelaksanaan program MBG berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kita ingin kesiapan ini tidak hanya sebelum program dimulai, tapi juga berkelanjutan selama MBG berlangsung. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara maksimal,” tutup Ikhwansyah. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







