Redick menegaskan, dua formasi yang disiapkan bukan sekadar solusi sementara, melainkan bagian dari eksperimen jangka panjang untuk menjaga fleksibilitas tim.
“Kami ingin Lakers punya identitas ganda mampu bermain lambat dan sabar bersama LeBron, tapi juga cepat dan agresif bersama Luka,” tegasnya.

Para pengamat menilai langkah Redick cukup berani untuk ukuran pelatih baru, namun bisa menjadi kunci kebangkitan Lakers musim ini.

Dengan LeBron James fokus pada pemulihan dan Luka Doncic siap memimpin, kombinasi dua sistem ini bisa menjadi senjata rahasia Lakers untuk bersaing di Wilayah Barat yang semakin ketat. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar