WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pelatih Los Angeles Lakers, JJ Redick, mulai menguji berbagai strategi baru untuk menjaga stabilitas tim di tengah absennya LeBron James di awal musim NBA 2025–2026. Salah satu langkah berani yang disiapkan adalah dua formasi starter berbeda satu ketika LeBron bermain, dan satu lagi saat ia masih dalam masa pemulihan.

“Situasi ini menantang, tapi juga memberi kami kesempatan melihat kombinasi pemain yang paling cocok,” ujar Redick, dikutip dari ESPN, Minggu (12/10). “Kami ingin tetap kompetitif meski tanpa LeBron di lapangan.”

Eksperimen Tanpa Sang Megabintang
Lakers memang tengah beradaptasi dengan absennya LeBron yang mengalami gangguan saraf (sciatica) di bagian kanan tubuhnya. Cedera tersebut membuat sang megabintang harus melewati beberapa pertandingan pramusim dan kemungkinan absen di awal musim reguler.

Sebagai gantinya, Redick mulai merancang dua pendekatan permainan:
Formasi dengan LeBron, yang berfokus pada ball movement dan distribusi serangan dari sayap.

Formasi tanpa LeBron, yang lebih cepat dan dinamis dengan Luka Doncic sebagai motor utama permainan.

“Dengan LeBron, kami punya playmaker alami yang bisa mengatur ritme. Tanpanya, kami ingin memainkan tempo lebih cepat dan memberi ruang lebih besar bagi Doncic untuk mengontrol bola,” jelas Redick.

Tiga posisi starter sudah hampir pasti diisi oleh Luka Doncic, Austin Reaves, dan Deandre Ayton. Sementara dua posisi lainnya masih terbuka lebar.

Nama Rui Hachimura menjadi kandidat kuat setelah tampil solid musim lalu dengan 57 kali starter dari 59 pertandingan. Sementara Jarred Vanderbilt juga bersaing ketat berkat performa energik di dua laga pramusim terakhir.

Dua pemain baru Lakers, Marcus Smart dan Jake LaRavia, juga disebut punya peluang masuk rotasi awal, tergantung strategi yang diterapkan. Smart bahkan dipastikan tampil melawan Warriors pekan ini setelah absen di awal pramusim karena cedera tendon Achilles.