FAKTA TERBARU Keracunan MBG di Martapura! Anggota DPRD Banjar Irwan Bora Akui Punya Dapur MBG

Irwan juga menegaskan bahwa pemilik dapur MBG tidak ikut mengelola langsung makanan yang disalurkan ke penerima manfaat program.

“Pemilik hanya menyediakan sarana dan prasarana. Pengelolaan dilakukan oleh Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang bekerja sama dengan Sarjana Gizi dan koki bersertifikat. Jadi, dapur itu disewakan, bukan dikelola langsung oleh pemilik,” ujarnya menegaskan.

Politisi yang dikenal vokal ini juga menilai, program MBG merupakan program prioritas pemerintah yang perlu terus didukung karena berdampak luas terhadap ekonomi masyarakat.

“Program MBG ini membuka lapangan kerja baru. Satu dapur bisa mempekerjakan hingga 50 orang. Efek dominonya luar biasa—UMKM, sektor pertanian, perikanan, hingga peternakan ikut bergerak. Ekonomi rakyat jadi hidup,” kata Irwan Bora optimistis.

Kasus dugaan keracunan siswa usai makan MBG sendiri masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara masyarakat berharap agar transparansi dan pengawasan terhadap dapur MBG diperketat, demi menjamin keselamatan dan mutu gizi penerima manfaat.(Wartabanjar.com/Tim)

editor: nur muhammad