TUGBOAT DATINE 138 TENGGELAM DI PERAIRAN KOTIM! Kapten Selamat Setelah 7 Jam Terapung, 3 ABK Masih Hilang
WARTABANJAR.COM, SAMPIT — Laut utara Pantai Ujung Pandaran, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mendadak geger setelah sebuah kapal tugboat bernama Datine 138 dilaporkan tenggelam, Senin (6/10/2025) sore.
Kapal yang berlayar dari Sampit menuju Kapuas ini membawa empat orang awak, dan hingga kini tiga di antaranya masih dinyatakan hilang.
Satu orang, yakni kapten kapal, berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing di laut selama tujuh jam sebelum ditemukan oleh nelayan di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit.
Dalam video yang beredar di media sosial, sang kapten terlihat lemah dan kelelahan. Ia sempat menceritakan bahwa kapalnya mengalami kebocoran sekitar tiga mil dari bibir pantai ke arah utara, sebelum akhirnya karam.
“Tolong ambil minyak di tangki kapal saya,” ujar sang kapten lirih kepada nelayan yang menolongnya.
Kronologi dan Upaya Pencarian
Kapal Datine 138 dilaporkan berangkat dari Pelabuhan Sampit pada Senin (6/10/2025) pukul 16.00 WIB. Berdasarkan keterangan Basarnas Palangka Raya, kapal mengalami kebocoran di tengah perjalanan hingga seluruh awak kapal berusaha menyelamatkan diri dengan pelampung (life jacket) dan rakit penyelamat (lifecraft).
Namun, tiga Anak Buah Kapal (ABK) lainnya masih belum ditemukan. Saat ini, tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, Polairud, dan nelayan setempat terus melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Kondisi cuaca di sekitar perairan Ujung Pandaran dilaporkan bergelombang sedang hingga tinggi, yang turut menyulitkan proses pencarian.
Basarnas mengimbau kapal-kapal nelayan di sekitar lokasi untuk tetap waspada dan melapor bila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.(Wartabanjar.com/info_kalteng/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad