Dugaan Keracuan Massal dari Dapur MBG Tungkaran, Begini Kata Ketua RT Setempat
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di kawasan Martapura, Kamis (9/10/2025) kemarin.
Dalam kejadian tersebut, setidaknya ada ratusan pelajar dari beberapa sekolah terpaksa dilarikan ke rumah sakit, lantaran mengalami gejala muntah-muntah, pusing, dan sesak nafas.
Diketahui, dapur yang menjadi sumber makanan dari program tersebut ada di kawasan Jalan Keramat, Desa Tungkaran, Kabupaten Banjar.
Pantauan di lapangan, suasana di sekitar dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlihat sepi, tidak ada aktivitas.
Ketua RT setempat yakni RT. 07, Didik Hermanto, mengatakan dapur tersebut sudah berjalan kurang lebih selama empat minggu.
“Selama ini berjalan dengan baik saja, tidak ada kendala atau yang bermasalah. Tidak tahu juga saat kemarin tiba-tiba seperti itu,” ucap Didik, kepada wartabanjar.com, Jumat (10/10/2025).
Didik menuturkan tidak mengetahui secara spesifik bagaimana operasi di dalam dapur tersebut, lantaran tidak semua orang yang bisa masuk kecuali karyawan dapur tersebut.
Menurutnya, kebersihan tempat tersebut bersih saja, karena tempatnya juga baru.
“Karena saya juga petugas di situ, sebagai petugas kebersihan dan tukang buang sampahnya ke TPS3R. Tapi kalau untuk detailnya saya juga kurang tahu,” tutur Didik.
Ia menjelaskan, untuk menunya berbeda setiap harinya, dan baru kemarin yang bermasalahnya sampai banyak yang keracunannya.
“Kalau menunya itu ganti-ganti, termasuk juga untuk buahnya selalu dibeli baru, saya tahu karena saya sendri yang tukang buang sampahnya, kalau ada yang buruk itu pasti dibuang langsung,” jelasnya.
Selama beroperasi ini tidak ada kendala ataupun masalah sebelumnya, baru kemarin saja ada masalah sampai keracunan seperti itu.
Ia mengaku tidak mengetahui penyebab sebab ia juga tidak terlibat dalam prosesnya. (Tim Liputan)
Editor: Yayu