Dapur MBG Tungkaran Disorot Pasca Dugaan Keracunan Siswa, Warga: Baru Sekitar 1 Bulan Beroperasi
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Tungkaran, menjadi sorotan pasca adanya dugaan keracunan yang dialami oleh siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Banjar.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar beserta Kodim 1006/Banjar langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke dapur MBG Tungkaran, hari ini, Jumat (10/10/2025).
Bahkan Dandim 1006/Banjar, Letkol Inf. Bambang Prasetyo Prabujaya langsung turun tangan ikut melakukan sidak di SPPG Tungkaran ini.
Sidak difokuskan pada pemeriksaan lingkungan maupun sanitasi dapur MBG Tungkaran yang terletak di Jalan Tungkaran ini.
Dari pantauan Wartabanjar.com di lokasi pada sore ini atau pasca dilakukannya sidak, tidak banyak aktivitas di dapur MBG Tungkaran ini.
Dua buah mobil box yang biasa digunakan untuk mengangkut makanan, diparkir rapi di halaman gedung dapur MBG.
Sementara itu sejumlah pria duduk-duduk di dekat pos penjagaan asyik berbincang, dan hanya ada satu pintu yang digunakan untuk akses masuk ke dalam gedung.
Salah seorang warga sekitar yang enggan menyebutkan nama menerangkan bahwa dapur MBG tersebut baru saja beroperasi.
"Itu gedungnya dibangun dari awal, dan baru sekitar satu bulan ini mulai beroperasi," ujar pria paruh baya tersebut.
Ditambahkannya juga bahwa beberapa orang warga sekitar pun ikut bekerja dan membantu di dapur MBG tersebut.
"Ada beberapa warga sini yang bekerja juga di sana," tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, siswa dari sejumlah sekolah di Kabupaten Banjar diduga mengalami keracunan akibat menyantap makanan dari MBG pada Kamis (9/10/2025).
Bahkan hingga hari ini Jumat (10/10/2025), korban yang menjalani perawatan di rumah sakit sudah lebih dari 100 orang.(Wartabanjar.com/Tim)
Editor: Yayu