“Asapnya tebal banget, jarak pandang cuma beberapa meter. Kami takut apinya menjalar ke rumah-rumah,” ujar salah satu warga yang merekam kejadian itu melalui Instagram Story.
Kebakaran di musim panas ekstrem seperti ini kembali mengingatkan masyarakat akan ancaman karhutla tahunan di Kalimantan Selatan, yang kerap disebabkan oleh cuaca kering, angin kencang, dan pembukaan lahan secara ilegal.
Pemerintah Kota Banjarbaru diimbau segera melakukan tindakan cepat agar api tidak meluas dan asap tidak menutupi jalur utama Bandara Syamsudin Noor.(Wartabanjar.com/wargabanua.official/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad







