KRISIS SAMPAH DI BANJARBARU! TPS Jalan Purnama Overload hingga Meluber Ke Badan Jalan
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU — Warga Kelurahan Komet, Kota Banjarbaru, kini menghadapi persoalan serius. Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Purnama mengalami overload hingga sampah menumpuk dan meluber ke badan jalan. Kondisi ini membuat lingkungan sekitar kotor, berbau, dan tidak nyaman.
Pantauan Wartabanjar.com pada Jumat malam (3/10/2025) memperlihatkan pemandangan memprihatinkan: tumpukan sampah menggunung dan berserakan hingga ke bahu jalan. Plastik, sisa makanan, dan limbah rumah tangga tampak menumpuk tanpa penanganan berarti.
Ketua RT setempat, Deny Sandi, mengungkapkan bahwa TPS di Gang Purnama kini sudah tidak mampu menampung volume sampah yang datang setiap hari.
BACA JUGA: MINIBUS RINGSEK Usai Kecelakaan di Pelaihari! Penumpang Terjepit, Petugas Evakuasi Berjalan Dramatis
“Sejak beberapa TPS lain ditutup, seperti TPS Mess L, TPS samping Bina Satria, dan TPS depan Lapangan Basket Rebatig, warga dan pengusaha terpaksa membuang sampah ke TPS kami. Akibatnya, TPS jadi penuh dan dampaknya langsung ke lingkungan,” jelas Deny, Sabtu (4/10/2025).
Sampah Meluber, Akses Jalan Terganggu
Menurut Deny, volume sampah meningkat drastis pada akhir pekan, terutama hari Sabtu dan Minggu. Tumpukan bahkan menghalangi hampir separuh badan jalan utama di kawasan tersebut.
“Selain bikin jalan sempit, baunya juga luar biasa. Plastik beterbangan sampai menutup saluran air, dan itu bikin banjir waktu hujan deras,” tambahnya.
Warga sekitar mengaku semakin resah. Selain bau busuk yang menyengat, risiko banjir dan gangguan kesehatan menjadi ancaman nyata.
Deny berharap Pemerintah Kota Banjarbaru segera mengambil langkah konkret. Menurutnya, solusi terbaik adalah memperluas kapasitas TPS atau menyediakan lokasi pembuangan alternatif agar penumpukan tidak terus terjadi.
“Kami ingin lingkungan bersih dan sehat lagi. TPS ini sudah tidak representatif. Kalau tidak segera diatasi, masalah ini bisa meluas ke wilayah lain,” tegasnya.
Kondisi TPS Jalan Purnama menjadi cermin bahwa pengelolaan sampah perkotaan perlu perhatian serius, terutama saat fasilitas pembuangan lain ditutup tanpa solusi pengganti yang memadai.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur muhammad