WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Sosialisasi Bangunan Lingkungan dan Drainase, di Banjarmasin, Kalsel, pada Rabu (17/9/2025).

Turut hadir perwakilan berbagai instansi teknis, pelaku konstruksi, serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam perencanaan dan pengelolaan infrastruktur perkotaan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kota yang lebih layak huni dan berkelanjutan.

Baca Juga AKSI NEKAT SOPIR PRIBADI! Bobol Rumah Majikan di Banjarmasin, Curi Uang Koleksi Asing Belasan Juta Rupiah

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang hadir. Sosialisasi ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus konsultasi teknis yang memperkuat kualitas pembangunan lingkungan dan drainase di Kalimantan Selatan,” ujar Ryan dalam sambutannya.

Ia menegaskan, seluruh stakeholder dalam pembangunan gedung dan sistem drainase kota perlu memperhatikan berbagai aspek penting, mulai dari keselamatan, kesehatan masyarakat, efisiensi energi, kualitas udara, pengelolaan air, hingga penggunaan material ramah lingkungan.

“Bangunan lingkungan dan sistem drainase kota bukan hanya soal teknis konstruksi, tetapi juga erat kaitannya dengan kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pendekatannya harus menyeluruh dan berbasis pada keberlanjutan,” jelasnya.

Menurutnya penting adanya penerapan konsep green infrastructure dan pengelolaan limpasan air hujan dalam sistem drainase kota yang efektif, agar tidak terjadi genangan atau banjir yang berulang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan Dinas PUPR Kalsel untuk meningkatkan pemahaman teknis serta mendorong implementasi kebijakan pembangunan yang berorientasi lingkungan di daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan kinerja sektor keciptakaryaan, sekaligus menjadikan pembangunan di Kalsel lebih adaptif, modern, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tutup Ryan.

Sosialisasi ini juga menjadi ajang sinergi antar instansi, konsultan, dan pelaku pembangunan dalam merancang masa depan infrastruktur Kalimantan Selatan yang lebih hijau, aman, dan berkelanjutan.(wartabanjar.com/humas)

Editor Restu