WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Menyusul viralnya yel-yel Tepuk Sakinah diberbagai KUA di Indonesia, KUA Upau telah lama memiliki cara tersendiri dalam memberikan semangat ketika penyerahan mahar dalam prosesi pernikahan pengantin.

Hal itu diungkapkan Koordinator Pernikahan Kantor Urusan Agama Kecamatan Upau, Sudarno, usai memberikan nasehat perkawinan kepada calon pengantin yang mengajukan permohonan nikah.

"Kami memang belum ada yel-yel Tepuk Sakinah, tetapi kami sudah lama berinisiatif memperindah prosesi nikah dengan menuliskan rangkaian kata yang akan diucapkan oleh kedua mempelai saat penyerahan mahar, setelah selesai akad nikah," jelas Sudarno, Jumat (26/9/2025).

Dilanjutkannya, untaian kata yang dibacakan oleh mempelai pria dan kemudian dijawab oleh mempelai wanita adalah sebagai berikut:

Mempelai Pria:

"Wahai adindaku sayang, dengan penuh cinta dan harap sebagai bukti kesungguhan hati, akan kanda serahkan mahar ini, sebagai tanda kasih dan janji, biarlah mahar ini menjadi saksi hingga cinta kita selalu abadi. Ijinkan kanda menjaga dan membimbingmu, semoga Allah rida sampai surga kita bersatu."

Lalu mempelai wanita menjawab:

"Bismillahirahmanirahim adinda ikrarkan janji menjaga kepercayaan kakanda ini, dengan penuh cinta setulus hati, semoga Allah meridai cinta kita abadi hingga kita bersama di surga nanti."

BACA JUGA: GEGER! Rumah Ambruk di Sungai Andai Banjarmasin, BPBD Turun Tangan Lakukan Pendataan

"Ini diucapkan sambil menyerahkan mahar yang disaksikan oleh para saksi, keluarga dan kerabat kedua mempelai,"ucap Sudarno.

Ditambahkannya, pengucapan kalimat tersebut juga dilaksanakan di luar kantor KUA ketika kedua mempelai atau calon pengantin berkeinginan akad nikahnya di rumah atau di gedung penyelenggaraan pernikahan. (wartabanjar.com/HRD)

Editor: Yayu