WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Jagat maya tengah diramaikan dengan fenomena unik dari Kantor Urusan Agama (KUA). Sebuah yel-yel bernama “Tepuk Sakinah” viral di media sosial setelah diunggah sejumlah akun resmi KUA dan juga Direktorat Jenderal Bimas Islam (@bimasislam).
Video itu menampilkan para calon pengantin hingga petugas KUA melakukan tepukan berirama sambil melantunkan kata-kata penuh makna seperti “berpasangan, janji kokoh, saling cinta, saling hormat, saling jaga, saling ridho, musyawarah untuk sakinah”.
Fenomena ini sontak jadi bahan perbincangan hangat. Banyak warganet yang menyebutnya unik, kreatif, sekaligus bikin senyum-senyum sendiri, tapi ada juga yang menganggapnya agak “cringe”.
Menanggapi viralnya Tepuk Sakinah, Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, menyebut hal itu sebagai langkah kreatif.
“Seru juga ya. Ini sebenarnya cuma cara KUA biar bimbingan perkawinan nggak terlalu kaku. Dengan tepuk-tepuk seperti ini, pesan keluarga sakinah jadi gampang diingat,” ujarnya.
Selly menegaskan, Tepuk Sakinah bukan syarat wajib nikah, melainkan sekadar ice breaking untuk mencairkan suasana bimbingan.
“Namanya juga kreativitas, sah-sah saja. Yang penting nilai-nilainya sampai: saling cinta, saling hormat, dan musyawarah,” jelasnya.
Meski sempat menuai pro-kontra, tak sedikit netizen yang menilai ide ini fresh dan mampu mendekatkan pesan serius pernikahan dengan cara yang ringan. Bahkan ada yang menyamakan Tepuk Sakinah dengan yel-yel pramuka versi pernikahan.
Di sisi lain, sejumlah warganet tetap mempertanyakan apakah cara ini efektif atau hanya sekadar tren sesaat. Namun satu hal pasti, Tepuk Sakinah berhasil membuat KUA jadi sorotan nasional.
Cara Tepuk Sakinah
Peserta diminta berdiri/siap sambil bersemangat.
Pemandu (biasanya penyuluh KUA) memimpin yel-yel.







