VIDEO – Fenomena Tepuk Sakinah, Solusi Edukatif atau Hanya Gimmick?

WARTABANJAR.COM – Fenomena “Tepuk Sakinah” mendadak viral di berbagai platform media sosial. Video calon pengantin yang bersama-sama melakukan yel-yel tentang lima pilar keluarga sakinah di Kantor Urusan Agama (KUA) menuai perhatian luas. Sebagian publik menilai ini cara segar dan kreatif untuk menyampaikan nilai rumah tangga harmonis. Namun tak sedikit pula yang mempertanyakan, apakah metode ini benar-benar efektif, atau sekadar jadi hiburan sesaat.

‎Tepuk Sakinah diperkenalkan dalam bimbingan pranikah (binwin). Dengan tepukan berirama, calon pengantin diajak mengingat lima pilar sakinah yaitu berpasangan, janji kokoh, saling cinta-hormat-jaga, musyawarah, dan saling rida. Tujuannya jelas, agar materi mudah diingat, suasana cair, dan nilai-nilai itu menempel di benak peserta.