WIH KEREN! SMPN 1 HST Cetak Sejarah: Jadi Google Reference School Pertama di Kalsel dan Kedua di Indonesia
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dunia pendidikan Kalimantan Selatan mencatat sejarah baru. SMP Negeri 1 Hulu Sungai Tengah (HST) resmi menyandang predikat Google Reference School (GRS). Gelar ini menjadikan SMPN 1 HST sebagai sekolah negeri pertama di Kalsel dan sekolah negeri kedua di Indonesia yang memperoleh pengakuan internasional tersebut.
Dari Banjir 2021 ke Transformasi Digital
Kepala SMPN 1 HST, Henny Fitriyani, mengungkapkan capaian ini berawal dari tekad sekolah untuk bangkit pascabanjir 2021. Kala itu, guru dan siswa mulai merintis digitalisasi dengan perangkat sederhana seperti HP dan Google Form.
“Step by step kami jalani, sampai akhirnya didukung dengan Chromebook dari Dinas Pendidikan. Semua dimanfaatkan maksimal untuk pembelajaran digital,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Kini, SMPN 1 HST memiliki 20 kelas reguler dengan 595 siswa, ditunjang 575 unit Chromebook yang diterima bertahap sejak 2022. Hasilnya, 100 persen guru dan siswa sudah menggunakan akun belajar.id dan Google Workspace for Education.
Syarat Ketat Google, SMPN 1 HST Lolos dengan Gemilang
Untuk menjadi Google Reference School, ada sejumlah standar internasional, di antaranya:
Minimal 80 persen siswa memakai Chromebook.
100 persen pembelajaran terintegrasi dengan Google Classroom.
Guru harus memiliki sertifikasi Google Educator.
Tak tanggung-tanggung, SMPN 1 HST justru melampaui target:
48 persen guru bersertifikat Google Certified Educator Level 1.
40 persen guru bersertifikat Level 2.
Ditambah 2 Google Certified Trainer (GCT) dan 1 Google Certified Coach (GCC).
“Keberhasilan ini bukan hanya soal fasilitas, tapi juga semangat guru-guru yang konsisten belajar. Bahkan guru senior ikut aktif mendampingi, sehingga digitalisasi berjalan merata,” tutur Henny.
Verifikasi Resmi dari Google Singapura
Sebelum meraih status GRS, SMPN 1 HST sempat menyandang predikat Kandidat Google School Recognition (KSRG). Setelah melewati proses panjang, akhirnya sekolah ini diverifikasi Google Singapura dan pada Senin (8/9/2025) resmi lolos sebagai Google Reference School.
Disdik HST: Kebanggaan Daerah dan Lompatan Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, menyebut pencapaian ini sebagai lompatan besar pendidikan daerah.
“Predikat Google Reference School bukan sekadar gelar, tapi bukti nyata transformasi digital bisa diwujudkan dengan konsistensi dan kerja keras,” ucapnya.