Armada Baru! Untuk Pengelolaan Sampah di Banjarbaru
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru kembali memperkuat pengelolaan sampah dengan mendistribusikan 47 unit kendaraan roda tiga ke lima kecamatan.
Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan selain pemberian armada baru, pemerintah kota juga menerima dukungan untuk pembangunan bank sampah yang tersebar di kelima kecamatan tersebut.
"Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diberikan oleh PT PLN UIP3B Kalimantan," ucapnya kepada awak media, Selasa (16/9/2025) pagi.
Baca Juga
Ini Penyebab Kebakaran di Anjir Pasar, 3 Rumah Warga Luluh Lantak
Tak hanya itu, pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi kader lingkungan GNC dan Sertifikat Tenaga (ST) sebanyak 12 orang oleh Dinas Lingkungan Hidup Banjarbaru.
"Pemberian bantuan ini merupakan langkah strategis kami dalam meningkatkan pengelolaan sampah di masyarakat agar lebih tertata dan ramah lingkungan," ungkap Lisa.
Pemerintah Kota Banjarbaru juga menyiapkan insentif khusus bagi pengelola bank sampah melalui Dinas Lingkungan Hidup, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar program ini terus berkembang.
Dari total 86 bank sampah yang ada, beberapa di antaranya direncanakan akan dibangun di lingkungan sekolah, salah satunya SMPN 15 Banjarbaru. Sedangkan lima bank sampah utama akan ditempatkan di pusat-pusat kecamatan.
"Jika memang dibutuhkan tambahan fasilitas, kami akan berupaya untuk menambahkannya. Untuk sekolah-sekolah, pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap," tambah Lisa.
Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banjarbaru, Sirajoni, berharap dengan adanya penambahan armada angkutan kebersihan ini dapat menunjang pengolaan sampah yang baik.
"Agar kebersihan dan kesehatan masyarakat juga terjaga," tuturnya.
Mengenai partisipasi masyarakat dalam program bank sampah, Sirajoni menyatakan kondisi mulai membaik setelah sempat menurun akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak bank sampah tidak aktif.
"Kami berkomitmen untuk menghidupkan kembali bank sampah dengan target mengurangi sampah hingga 30 persen dan mengelola 70 persen sisanya secara efektif," tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu