WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Suasana Kampung Ketupat di Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin kian hari semakin sepi pengunjung.

Kawasan yang sempat digadang-gadang sebagai destinasi wisata kuliner itu kini tampak lengang, bahkan banyak stand sudah mengosongkan tempatnya.

Pantauan di lapangan, hanya beberapa pedagang yang masih bertahan, di antaranya Ahmad Khairul.

Ia mengakui sepinya pengunjung membuat kondisi usaha semakin sulit.

“Kalau untuk minat pengunjung memang sudah sepi, paling ramai pas bulan puasa kemarin. Sekarang sudah jarang,” ungkapnya.

Ahmad juga menyebut adanya isu sebagian pedagang yang tidak membayar sewa, namun ia mengaku tidak mengetahui pasti kebenarannya.

BACA JUGA: Waspada Jalur Bypass Banjarbaru-Batulicin Longsor dan Banjir, Warga Diimbau Lewat Jalan Lain Saja

“Kalau saya dengar sih memang ada, cuma tidak tahu benar atau tidak. Soalnya saya juga karyawan baru di sini,” ujarnya.

Untuk biaya sewa, para pedagang dikenakan Rp250 ribu per bulan, termasuk pembayaran listrik dan air.

"Untuk parkir, tarif yang dikenakan Rp2.000, terkadang gratis bila tidak ada penjaganya," tambahnya.

Kondisi ini menambah kekhawatiran pedagang yang sudah kesulitan menarik minat pengunjung. (Wartabanjar.com/Ramadan)

Editor: Yayu