WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru resmi memaparkan arah pembangunan tahun 2026 lewat Rapat Paripurna DPRD, Kamis (11/9/2025). Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, tampil percaya diri mengungkap target makro, RAPBD 2026, hingga proyek-proyek strategis bernilai triliunan rupiah.

Target Ambisius 2026: Ekonomi Naik, Kemiskinan Turun

Lisa menegaskan, Pemkot Banjarbaru menargetkan pertumbuhan ekonomi 6,6–7,5% tahun depan. Angka kemiskinan diproyeksikan menurun menjadi 3,53–3,11%, sementara pengangguran ditekan hingga 4,31%.

Tak berhenti di sana, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga dipacu naik ke angka 82,17–82,87, dengan gini rasio diturunkan ke level 0,292–0,300 untuk mengurangi kesenjangan sosial.

RAPBD 2026: Rp 1,5 Triliun Lebih

Lisa juga membeberkan RAPBD 2026 yang mencapai Rp 1,518 triliun. Rinciannya:

Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp 438,5 miliar

Pendapatan Transfer: Rp 1,079 triliun

Sementara untuk belanja daerah dipatok Rp 1,678 triliun, dengan porsi:

Belanja operasional: Rp 1,219 triliun

Belanja modal: Rp 457 miliar

Belanja tak terduga: Rp 1,586 miliar

Mega Proyek Banjarbaru 5 Tahun ke Depan

Lisa mengumumkan sederet program prioritas yang bakal jadi ikon baru Banjarbaru, antara lain:

  1. Pembangunan Islamic Center megah
  2. Fasilitas olahraga dan gedung Graha
  3. Penataan kawasan permukiman modern & berkelanjutan
  4. Pusat pemerintahan baru
  5. Sentra UMKM khas Banjarbaru di kawasan Aerocity

Lisa menekankan pentingnya dukungan DPRD Banjarbaru dalam mengawal seluruh kebijakan. “Peran DPRD sangat strategis untuk memastikan visi dan misi pembangunan bisa diwujudkan secara maksimal,” tegasnya.

Rapat paripurna ini pun menjadi sinyal awal Banjarbaru menuju era pembangunan baru 2026 yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.(wartabanjar.com/IKhsan)

editor: nur muhammad