“Balas dendam yang sebenarnya bahkan belum dimulai… Apa yang menanti Anda akan jauh lebih buruk.”
Israel membunuh kepala pemerintahan Houthi beserta 11 pejabat senior lainnya dalam serangan udara dua minggu lalu. Serangan Minggu (7/9) menjadi serangan pertama Houthi terhadap target strategis Israel sejak serangan rudal dari Yaman ke Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, pada Mei.
Sejak konflik Gaza pecah pada Oktober 2023, Houthi menyatakan dukungan untuk Palestina dan secara berkala melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel. Israel merespons dengan serangan balasan ke Yaman, menargetkan pelabuhan, pembangkit listrik, dan bandara internasional di Sanaa.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan mengancam Houthi dengan “10 tulah Mesir” yang disebutkan dalam Alkitab, menandai eskalasi ketegangan yang semakin memanas.
Serangan drone dari Yaman yang menghantam Bandara Ramon menegaskan bahwa konflik Israel-Houthi terus memanas, dengan potensi dampak regional yang signifikan. Keamanan sipil menjadi sorotan utama, sementara dunia internasional memantau eskalasi terbaru ini dengan cermat.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







