WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Indonesia dikenal sebagai “raja dunia” di nomor speed panjat tebing, berkat dominasi atlet papan atas seperti Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin. Namun, kesuksesan ini tidak membuat Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) lengah. Mereka kini fokus menyiapkan generasi penerus agar kejayaan tidak berhenti pada satu era. Beberapa nama muda mulai mendapat sorotan, di antaranya Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, Susan Nurhidayah, dan Kadek Adi Asih. Mereka diproyeksikan menjadi tulang punggung baru panjat tebing Indonesia dalam lima tahun mendatang, termasuk menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Belajar dari Senior Atlet muda tersebut berkesempatan menimba ilmu langsung dari sosok inspiratif seperti Veddriq dan Kiromal, yang sudah kenyang pengalaman di level dunia. Kehadiran mereka di pelatnas dan kompetisi internasional diharapkan mempercepat proses adaptasi generasi baru. Harapan untuk LA 2028 Raharjati dan kawan-kawan diproyeksikan bukan hanya untuk ajang regional seperti SEA Games atau Asian Games, tetapi juga dipersiapkan sebagai calon andalan Olimpiade. Dukungan sport science, data analitik, serta pembinaan usia dini menjadi modal penting untuk mencetak penerus Veddriq dan Kiromal. Indonesia optimistis bahwa regenerasi atlet ini akan memastikan Merah Putih tetap berkibar sebagai kekuatan utama dunia di nomor speed. (Wartabanjar.com/berbagai sumber) Editor: Andi Akbar