WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Tim panjat tebing Indonesia tidak hanya bertumpu pada nama-nama besar seperti Kiromal Katibin dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, tetapi juga mulai memberikan ruang bagi atlet muda potensial untuk tampil di ajang internasional. Hal itu terlihat dari komposisi skuad speed yang akan tampil di IFSC Climbing World Cup Guiyang 2025 pada 12–13 September mendatang. Dalam daftar resmi PP FPTI, sejumlah wajah baru ikut ambil bagian, seperti Raharjati Nursama, Antasyafi Robby Al Hilmi, Susan Nurhidayah, serta Kadek Adi Asih. Mereka diharapkan bisa menimba pengalaman sekaligus mengasah mental bertanding di level dunia. Menimba Ilmu dari Senior Dengan tampil di seri terakhir World Cup 2025, para atlet muda berkesempatan belajar langsung dari senior seperti Kiromal Katibin, Alfian Muhamad Fajri, maupun Desak Made. Atmosfer kompetisi level dunia diyakini akan membentuk mental juara sekaligus pengalaman berharga untuk karier mereka. Harapan untuk Masa Depan Sejak nomor speed menjadi unggulan, Indonesia dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia. Regenerasi menjadi langkah strategis agar tradisi prestasi tidak berhenti hanya di satu generasi. Dengan kombinasi senior berprestasi dan talenta muda penuh potensi, Indonesia optimistis bisa mempertahankan status sebagai kekuatan nomor satu dunia di cabang panjat tebing speed, baik di sektor putra maupun putri. (Wartabanjar.com/berbagai sumber) Editor: Andi Akbar