Di sisi lain, Anisimova yang datang dengan rekor pertemuan 6-3 melawan Sabalenka tak mampu mengulangi dominasi sebelumnya. Tertekan sejak awal, ia menutup laga dengan 29 unforced error berbanding 22 winner. Sebaliknya, Sabalenka tampil lebih efektif dengan 13 winner dan hanya 15 kesalahan sendiri.
“Selamat untuk Anda dan tim, kalian luar biasa,” kata Anisimova dalam upacara penyerahan piala. Meski kalah, peringkatnya bakal melonjak ke posisi 4 dunia WTA saat daftar terbaru dirilis, Senin (8/9).
Partai final berlangsung menegangkan, terutama di set kedua. Anisimova sempat mematahkan servis Sabalenka saat kedudukan 5-4 dan memaksa tie-break. Namun, Sabalenka tetap tampil tenang dan akhirnya mengonversi match point ketiga untuk memastikan gelar juara.
Dengan hasil ini, Sabalenka menegaskan dominasinya di tenis putri dunia dan memperpanjang catatan emas di Flushing Meadows. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







