WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) baru saja menggelar Wisuda XIV yang meluluskan 470 mahasiswa dari program Sarjana Terapan dan Ahli Madya.
Acara yang berlangsung di Gedung Paraduta KODIM 1009/TLA ini menjadi bukti nyata komitmen Politala dalam mencetak generasi muda kompeten yang siap berkontribusi untuk masyarakat dan bangsa.
Direktur Politala, Dr. Hj. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan kebahagiaan dan kebanggaannya.
Baca Juga
Jadwal Gerhana Bulan Total 7 September 2025 Muncul di Langit Kalsel
Ia menyebut bahwa keberhasilan para wisudawan ini adalah hasil kerja keras yang patut diacungi jempol
“Dalam momentum penuh kebahagiaan dan keberkahan ini, atas nama pribadi dan pimpinan Politeknik Negeri Tanah Laut, saya menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan kepada 470 wisudawan (i), yang telah menyelesaikan pendidikan jenjang DIII dan S1 Terapan Politeknik Negeri Tanah Laut tahun akademik 2024/2025,” ujar Dr. Mufrida Zein.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan sesungguhnya. Menurutnya, lulusan Politala telah dibekali dengan kurikulum dan silabus yang memadai untuk menghadapi dunia kerja.
Hal ini dibuktikan dengan tingkat penyerapan lulusan yang mencapai 83%, tersebar di berbagai sektor di seluruh Indonesia.
“Wisuda sebagai simbol kelulusan bisa dimaknai sebagai titik awal, bukan tujuan akhir, dan bekal wisuda akan menjadi modal untuk kesuksesan di masa depan,” tegasnya.
“Kami berkeyakinan pendidikan yang diterima selama studi di Politala sudah mencukupi untuk mendapatkan pekerjaan yang baik. Hal ini telah dibuktikan oleh para senior alumni.”
Kiprah Politala di Tingkat Daerah hingga Internasional
Data dari Pusat Carrier Center Politala menunjukkan bahwa selama lima tahun terakhir, hampir semua instansi pemerintahan di Kabupaten Tanah Laut telah merekrut alumni Politala, baik sebagai karyawan maupun tenaga ASN.
Selain itu, ada pula alumni yang sukses di kancah internasional.
“Bahkan para alumni yang masih berada di Taiwan ada sekitar 26 orang, yang kebanyakan langsung bekerja setelah menyelesaikan S1, dengan gaji rata-rata sekitar 30 sampai 35 juta per bulan. Ada 3 orang yang masih melanjutkan S2, dan 1 orang yang masih meneruskan S3,” ungkap Dr. Mufrida Zein.







