Alarm Stunting di Tabalong! Angka Naik 5 Persen, DP3AP2KB Kumpulkan TPPS untuk Aksi Kilat

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Angka stunting di Kabupaten Tabalong kembali jadi sorotan serius. Meski sempat menurun pada 2023, kasus stunting justru melonjak tajam pada 2024. Demi membalikkan tren mengkhawatirkan ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Tabalong menggelar pertemuan koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aston Tanjung City Hotel, Senin (1/9/2025).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, dan dihadiri jajaran camat, ketua serta anggota TPPS, hingga perwakilan dunia usaha.

Data Mengejutkan: Angka Naik Lagi

Kepala DP3AP2KB Tabalong, Ach Rahadian Noor, mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Tabalong berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 sempat turun ke angka 18,1 persen. Namun, hasil SSGI 2024 mencatat lonjakan hingga 23,1 persen, atau naik 5 persen.

BACA JUGA:HELIKOPTER PK-RGH Hilang Kontak di Tanah Bumbu, Basarnas Banjarmasin Siap Lakukan Pencarian!

“Ini alarm keras bagi kita semua. Pertemuan ini penting untuk mengevaluasi capaian, mengidentifikasi hambatan di lapangan, dan merumuskan strategi baru agar target nasional tetap tercapai,” tegas Rahadian.

Langkah Tegas Bupati: Dari Bibit Bergizi hingga Orang Tua Asuh