Bupati Tabalong, yang akrab disapa H. Fani, menegaskan pentingnya Exenplan atau rencana kerja nyata dengan kolaborasi lintas sektor. Dunia usaha, SKPD, camat, hingga kepala desa disebut harus turun tangan.
“Program harus konkret. Salah satunya menanam bibit tanaman bergizi di pekarangan rumah warga. Jadi masyarakat bisa mandiri menyediakan gizi untuk anak-anaknya,” jelas Bupati.
Tak hanya itu, program Orang Tua Asuh Stunting juga akan dihidupkan kembali. Dunia usaha, camat, hingga kepala desa akan dilibatkan untuk memberikan bantuan langsung kepada anak-anak terdampak stunting.
“Nanti ada ikatan batin antara pemberi bantuan dengan anak asuh. Laporannya pun harus transparan,” tegas H. Fani.
Ia memastikan seluruh program akan dipantau ketat agar benar-benar berjalan efektif dan membawa perubahan nyata. (wartabanjar.com/hrd)
editor: nur muhammad







