WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melantik sejumlah pejabat baru di Gedung Balairung Tuntung Pandang pada Senin, 25 Agustus 2025. Upacara pelantikan, yang juga mencakup pengukuhan Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru. Proses pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto yang didampingi oleh Wakil Bupati HM Zazuli. Baca Juga Rumah Hampir Roboh di Komplek Buana Permai Turut hadir sejumlah tokoh penting dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres, Dandim, Kepala KPPN, serta para kepala perangkat daerah. Dalam sambutannya, Bupati Rahmat memberikan pesan mendalam kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa jabatan adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar simbol kekuasaan. "Pertama-tama saya sebagai Kepala Daerah mengucapkan selamat atas jabatan yang diemban. Tentunya sumpah itu bukan hanya sekadar kata-kata. Setelah diucapkan dengan menyebut nama Allah, artinya kita dituntut bekerja lebih dalam lagi," ucap Bupati Rahmat. Lebih lanjut, Bupati Rahmat menegaskan keyakinannya bahwa para pejabat yang dipilih merupakan figur-figur terbaik yang memiliki integritas dan kompetensi tinggi. Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar agar amanah yang diberikan dapat dijawab dengan peningkatan kinerja yang terukur, khususnya dalam bidang pelayanan publik, pendapatan daerah, penegakan peraturan daerah, dan pelaksanaan program-program prioritas lainnya. Loyalitas, Dedikasi, dan Dukungan Keluarga Selain itu, Bupati Rahmat juga mengingatkan para pejabat untuk segera beradaptasi dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Ia mengajak seluruh jajaran untuk bersinergi mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah. "Saya beserta Pak Zazuli meyakini bahwa bapak-bapaklah orang-orang yang mampu mengendalikan program-program kerja visi dan misi kami ke depan. Mari kita jabarkan itu sesuai bidang masing-masing," tambahnya. Pada kesempatan yang sama, apresiasi juga diberikan kepada para istri pejabat yang dilantik, menunjukkan pengakuan atas peran sentral keluarga dalam mendukung pengabdian para Aparatur Sipil Negara (ASN). "Menjadi abdi negara adalah pilihan hidup, bukan serta-merta turun dari langit," kata Bupati, menggarisbawahi bahwa dedikasi terhadap negara adalah sebuah keputusan personal yang membutuhkan komitmen luar biasa. Menutup sambutannya, Bupati Rahmat mengingatkan kembali pentingnya rasa syukur, integritas, dan loyalitas dalam bekerja. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga hubungan kerja sama yang harmonis dan efektif di semua lini pemerintahan. (Wartabanjar.com/Gazali) Editor Restu