WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Semangat patriotisme dan cinta Tanah Air kembali bergelora di Kabupaten Tanah Laut. Pada Senin (25/8/2025), suasana di eks Terminal Tanah Habang Pelaihari begitu meriah saat digelar malam grand final Lomba Menyanyi Lagu Perjuangan tingkat SLTA sederajat. Acara yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 RI ini, bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan melalui seni dan musik. Mengenang Jasa Pahlawan Melalui Seni Wakil Bupati Tanah Laut, H.M. Zazuli, membuka acara grand final tersebut dengan pesan mendalam. Ia menekankan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat para pahlawan di hati generasi muda. Ia melihat lagu perjuangan sebagai medium yang kuat untuk menyampaikan nilai-nilai luhur tersebut. "Peringatan kemerdekaan bukan hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan dalam kehidupan generasi muda. Salah satunya melalui lagu-lagu perjuangan yang sarat dengan nilai patriotisme, nasionalisme dan cinta tanah air," ungkapnya. Lebih lanjut, Zazuli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, terutama para finalis, yang telah menampilkan pertunjukan dengan penuh semangat. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat memperkuat rasa cinta tanah air dan menumbuhkan persatuan di kalangan pelajar Tanah Laut. "Malam ini para finalis bukan sekadar menyanyi, tetapi menyampaikan pesan kebangsaan melalui lantunan nada dan syair perjuangan.Menang atau belum menang, yang terpenting adalah keberanian kalian untuk tampil, berkarya, dan berkontribusi bagi bangsa melalui seni dan budaya," tambahnya. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Tanah Laut, instansi vertikal, Dinas Pariwisata, para kepala SKPD, serta para peserta lomba, keluarga, dan masyarakat sekitar. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap upaya pemerintah daerah dalam melestarikan nilai-nilai kebangsaan. (Wartabanjar.com/Gazali) Editor: Yayu   BACA JUGA: Rumah Hampir Roboh di Komplek Buana Permai