WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan klarifikasi setelah dikritik terkait pernyataannya yang membandingkan kenaikan harga beras di Indonesia dengan Jepang.
Amran menyebut ucapannya dimaksudkan agar masyarakat bersyukur karena kenaikan harga beras di Indonesia tidak sebesar di Jepang.
Ia menegaskan pemerintah terus berupaya menekan harga beras melalui operasi pasar. Hingga kini, harga beras dilaporkan turun di 13 provinsi.
Menurut Amran, pemerintah juga memperhatikan kesejahteraan petani dengan menaikkan harga pokok penjualan (HPP) serta menjaga stok beras yang kini mencapai lebih dari 4 juta ton.
Amran mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang menyebut pemerintah tidak peduli dengan persoalan beras.
Sebelumnya, pernyataannya soal perbandingan dengan Jepang disampaikan saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, dan sempat dikritik Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto karena menilai kondisi kedua negara berbeda. (Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
#mentan #andiamransulaiman #beras #viral #wartabanjar

